Rumah Kosong Dibobol Saat Lebaran, Emas 40 Gram Milik Warga Karawaci Raib Digondol Pelaku

TANGERANG, lingkar7.com

Aksi kriminalitas dengan modus menyasar rumah kosong kembali mencuat di tengah momentum libur Idulfitri. Kali ini, peristiwa pencurian terjadi di kediaman milik Edy Suryadi (51) yang berlokasi di Jalan Teta 1 Nomor 516, Karawaci, Kota Tangerang.

Peristiwa tersebut baru terungkap pada Sabtu (malam) sekitar pukul 21.00 WIB, setelah salah satu anggota keluarga korban mendatangi rumah tersebut. Kecurigaan awal muncul ketika lampu rumah terlihat menyala, yang sempat diasumsikan sebagai tanda bahwa pemilik telah kembali dari kampung halaman usai merayakan Lebaran.

Namun, asumsi tersebut berubah menjadi kekhawatiran saat diketahui gerbang rumah dalam kondisi tidak terkunci. Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap kondisi rumah yang telah porak-poranda, dengan pintu utama dalam keadaan terbuka sebagian.

“Awalnya kami mengira sudah pulang. Tapi setelah dicek, kondisi rumah sudah acak-acakan,” ujar Hendra, kerabat korban, saat ditemui di lokasi kejadian.

Dari hasil penelusuran sementara, diketahui bahwa rumah tersebut memang masih dalam keadaan kosong karena pemiliknya belum kembali dari libur Lebaran di luar kota. Kondisi ini diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa hambatan.

Pelaku diduga masuk dengan cara merusak gembok pagar, kemudian mencongkel pintu depan untuk mengakses bagian dalam rumah. Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur perhiasan emas dengan total berat mencapai 40 gram.

Meski demikian, sejumlah barang berharga lainnya seperti satu unit sepeda motor matik serta dokumen penting berupa BPKB yang berada di dalam rumah tidak turut diambil, yang mengindikasikan adanya selektivitas target oleh pelaku atau keterbatasan waktu saat beraksi.

Kanit Reskrim Polsek Karawaci, AKP Riono, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) segera setelah menerima laporan dari warga setempat.

“Dugaan sementara, pelaku beraksi pada siang hari. Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 14.00 WIB lampu rumah sudah dalam kondisi menyala,” jelas Riono.

Pihak kepolisian kini tengah mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap identitas pelaku. Polisi juga mengimbau agar korban segera membuat laporan resmi setibanya di Kota Tangerang guna mempercepat proses penyelidikan dan penanganan kasus.

Peristiwa ini kembali menegaskan pola berulang kejahatan pencurian rumah kosong yang kerap meningkat saat musim mudik Lebaran. Dalam konteks tersebut, aparat kepolisian dan pemerintah setempat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan kolektif.

Langkah preventif seperti memastikan seluruh akses rumah terkunci dengan baik, menitipkan pengawasan kepada tetangga atau petugas keamanan lingkungan, serta memanfaatkan sistem keamanan tambahan dinilai krusial dalam meminimalisir potensi kejahatan serupa.

Kasus ini sekaligus menjadi refleksi atas pentingnya penguatan sistem keamanan berbasis komunitas (community policing) guna menciptakan lingkungan yang aman, resilien, dan responsif terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada periode rawan seperti libur panjang keagamaan.




Red