JAKARTA, lingkar7.com
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., beserta jajaran di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal Imigrasi, serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan bersama jajaran pimpinan tinggi pratama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Agenda utama berfokus pada penguatan implementasi Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani pada 11 Maret 2025.
Dalam keterangannya, Menteri Agus menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi elemen krusial dalam menghadapi kompleksitas kejahatan narkotika yang bersifat terorganisir dan lintas negara. Kerja sama tersebut meliputi pertukaran data dan informasi strategis, pelaksanaan operasi terpadu, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur.
“Kami berkomitmen penuh untuk memperkuat sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika. Tidak ada toleransi terhadap keterlibatan oknum petugas dalam jaringan narkotika, dan kami siap mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran,” tegasnya.
Pendekatan zero tolerance policy yang ditegaskan Menteri Agus mencerminkan komitmen terhadap reformasi kelembagaan dan penguatan integritas aparatur, khususnya di sektor keimigrasian dan pemasyarakatan yang memiliki kerentanan terhadap penyalahgunaan kewenangan.
Suyudi Ario menilai sinergi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengawasan terhadap mobilitas lintas negara serta menutup celah peredaran gelap narkotika melalui berbagai jalur.
Penguatan kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan kebijakan yang lebih komprehensif, adaptif, dan berkelanjutan dalam menekan prevalensi penyalahgunaan narkotika, sekaligus memperkuat ketahanan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
#AgusAndrianto #Kemenimipas #BNNRI #P4GN #IndonesiaEmas2045
Red


0 Komentar