Hw93HA4LiG8KQ6N3MHouzfA3a4cbHUT1jmp1qQzl
Bookmark

Golkar Karang Tengah Masuki Era Kepemimpinan Generasi Muda, Muhammad Royan Zamaludin Raih Mandat Aklamasu di Muscam 2026

TANGERANG, lingkar7.com
Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah Tahun 2026 menjadi momentum strategis dalam meneguhkan estafet kepemimpinan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta komitmen Partai Golkar dalam menjaga kesinambungan kaderisasi di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

Forum tertinggi Partai Golkar di tingkat kecamatan yang diselenggarakan tersebut berlangsung khidmat, demokratis, dan penuh semangat persatuan. Dalam sidang pleno Muscam, peserta secara mufakat menetapkan Muhammad Royan Zamaludin sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah Masa Bhakti 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi,Minggu (21/6/2026).

Pelaksanaan Muscam tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi merepresentasikan proses regenerasi kepemimpinan yang sehat dan berkelanjutan. Kehadiran para kader senior, generasi muda, serta unsur masyarakat menjadi refleksi bahwa Partai Golkar terus berupaya menjaga keseimbangan antara pengalaman, inovasi, dan visi masa depan.

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, Hymne Golongan Karya, pengucapan Ikrar Panca Bhakti Partai Golkar, hingga rangkaian sidang Muscam yang berlangsung secara tertib dan sesuai mekanisme organisasi.

Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah periode sebelumnya, Hj. Hindun, dalam sambutannya menyampaikan refleksi perjalanan kepengurusan yang telah dijalankan selama masa baktinya. Ia menguraikan berbagai capaian organisasi, tantangan yang dihadapi, serta pentingnya menjaga semangat pengabdian dan loyalitas kepada partai. Kepemimpinan baru harus menjadi energi baru yang mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kedekatan Partai Golkar dengan masyarakat.

Sementara,Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari dalam perjalanan sebuah organisasi.

"Regenerasi adalah kodratullah. Tidak ada seorang pun yang mampu menahan perubahan zaman. Oleh karena itu, pergantian kepemimpinan harus dimaknai sebagai proses estafet perjuangan yang berkelanjutan demi menjaga vitalitas organisasi," kata Sachrudin.

Menurutnya, Muscam bukanlah sekadar agenda seremonial, melainkan forum demokrasi internal tertinggi di tingkat kecamatan yang memiliki fungsi strategis dalam melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi kader, serta mempersiapkan regenerasi kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berintegritas.

Ia menjelaskan bahwa sistem musyawarah Partai Golkar tersusun secara berjenjang, mulai dari Musyawarah Nasional (Munas) di tingkat pusat, Musyawarah Daerah (Musda) tingkat provinsi dan kabupaten/kota, hingga Muscam sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat kecamatan.

"Muscam merupakan amanah organisasi yang harus dilaksanakan secara konsisten sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai serta keputusan Musyawarah Nasional. Dari forum inilah lahir gagasan, evaluasi, serta kepemimpinan baru yang akan menentukan arah perjuangan partai ke depan," jelasnya.

Sachrudin juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama menjalankan roda organisasi.

"Setiap pengorbanan, kerja keras, dan pengabdian yang diberikan kader merupakan investasi moral yang sangat berharga bagi keberlangsungan Partai Golkar. Semoga segala pengabdian itu menjadi amal kebaikan bagi kita semua," tuturnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kekuatan sebuah partai tidak hanya ditentukan oleh figur, tetapi oleh soliditas organisasi dan budaya kekeluargaan yang terus dijaga.

"Partai yang besar tidak dibangun oleh kemampuan individu semata. Kekuatan sejati lahir dari kerja kolektif, kesamaan visi, dan soliditas seluruh kader. Karena itu, silaturahmi dan kebersamaan harus terus dipelihara sebagai modal utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Dalam Muscam tersebut, penetapan Muhammad Royan Zamaludin sebagai Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah dituangkan dalam Keputusan Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah Nomor: VII/MUSCAM-KT/PARTAI-GOLKAR/VI/2026 tentang Pengesahan Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah Masa Bhakti 2026–2031.

Selain ditetapkan sebagai Ketua PK terpilih,Royan juga dipercaya sebagai Ketua Formatur yang memiliki kewenangan menyusun komposisi kepengurusan Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah untuk periode lima tahun mendatang.

Dalam pidato perdananya, Royan menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah besar untuk menghadirkan transformasi organisasi yang lebih progresif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Jabatan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah besar yang dipercayakan kepada generasi muda untuk melanjutkan estafet perjuangan Partai Golkar. Saya ingin mengajak kaum muda dan generasi milenial untuk bersama-sama membangun Karang Tengah melalui gagasan, karya, dan pengabdian yang nyata," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan konsolidasi internal mulai dari tingkat Pimpinan Kecamatan hingga Pimpinan Kelurahan, sekaligus memperluas program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Royan, Partai Golkar harus mampu hadir tidak hanya sebagai kekuatan politik elektoral, tetapi juga sebagai institusi sosial yang memberikan solusi, memperkuat solidaritas, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

"Kepercayaan masyarakat tidak dapat diperoleh hanya melalui retorika, tetapi harus dibangun melalui kerja nyata dan pengabdian yang berkelanjutan. Karena itu, saya siap bersinergi dan mendukung seluruh program Pemerintah Kota Tangerang demi mewujudkan Karang Tengah yang lebih maju, harmonis, dan berdaya saing," lugasnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Golkar Kota Tangerang, H. Rusdi Alam, S.Th.I., M.S.M., menjelaskan bahwa Partai Golkar harus tetap menjadi rumah besar bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Sebagaimana filosofi pohon beringin yang menjadi lambang Partai Golkar, kita harus mampu memberikan keteduhan, perlindungan, dan menjadi tempat bernaung bagi seluruh golongan tanpa membedakan latar belakang sosial maupun status masyarakat," tambahnya.

Muscam Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah Tahun 2026 turut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang sekaligus Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin, Kapolsek Ciledug KOMPOL Susida Aswita, S.Sos., M.M., Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Tangerang Prof. Dr. P.O. Abas Sunarya, M.Si., Anggota DPRD Kota Tangerang Ir. H. Zamaludin, Ketua DPRD Kota Tangerang H. Rusdi Alam, Camat dan Lurah Karang Tengah, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah Hj. Hindun, tokoh masyarakat H. Tabri Setia, serta seluruh jajaran pengurus, kader, dan simpatisan Partai Golkar.

Muscam ini pada akhirnya tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan semata, melainkan menjadi titik awal lahirnya orientasi baru Partai Golkar Kecamatan Karang Tengah yang lebih adaptif, progresif, dan berorientasi pada penguatan pengabdian kepada masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.



Rohim

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
Cari Blog Ini
Popular Posts