Kapolda Bali Pimpin Ziarah Tabur Bunga di TMP Pancaka Tirta, Kuatkan Nilai Patriotisme dan Pengabdian POLRI untuk Negeri
DENPASAR, lingkar7.com
Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kepolisian Daerah Bali menyelenggarakan upacara ziarah rombongan dan prosesi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta,Senin, 22 /6/2026.
Kegiatan tersebut sebagai manifestasi penghormatan institusional Polri terhadap jasa-jasa para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kemerdekaan serta terpeliharanya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Upacara dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya.,S.H., S.I.K., M.Si.,,didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa.,S.I.K.,serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, Kapolres Tabanan, dan perwakilan personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polda Bali.
Kehadiran unsur pimpinan dan personel lintas satuan tersebut merefleksikan soliditas kelembagaan Polri dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan bangsa sekaligus memperkuat dimensi historis dan moral dalam pelaksanaan tugas kepolisian modern.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta sebagai bentuk kontemplasi kolektif atas pengorbanan para pejuang bangsa.
Momentum ini tidak hanya memiliki nilai seremonial, melainkan juga mengandung dimensi etik dan filosofis yang mendalam, yakni membangun kesadaran historis institusi Polri terhadap akar perjuangan nasional yang menjadi fondasi eksistensi negara dan aparat penegak hukum di dalamnya.
Sebagai bagian dari penghormatan simbolik, Kapolda Bali turut menyerahkan tali asih kepada pengurus TMP Pancaka Tirta. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di monumen utama taman makam pahlawan sebagai representasi penghormatan tertinggi kepada para kusuma bangsa.
Acara ditutup melalui prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan oleh seluruh peserta upacara, yang sarat akan makna penghormatan, refleksi moral, serta penguatan komitmen pengabdian terhadap bangsa dan negara.
Dalam keterangannya, Irjen Pol. Daniel Adityajaya.,S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ziarah rombongan dan tabur bunga merupakan tradisi tahunan Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara, yang tidak semata-mata diposisikan sebagai agenda rutin kelembagaan, tetapi juga sebagai medium internalisasi nilai patriotisme, keteladanan, dan pengabdian tanpa pamrih.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus terus menjadi sumber inspirasi moral bagi setiap insan Bhayangkara dalam menjalankan amanah konstitusional sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Pengorbanan para pejuang bangsa, lanjutnya, merupakan fondasi historis yang harus diterjemahkan dalam bentuk profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab sosial aparat kepolisian di tengah dinamika tantangan keamanan kontemporer.
“Ziarah dan tabur bunga ini kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pahlawan. Mereka telah berjuang tanpa pamrih, mengorbankan jiwa dan raganya demi merebut kemerdekaan serta menjaga keamanan bangsa ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa momentum HUT Bhayangkara ke-80 hendaknya menjadi ruang reflektif bagi seluruh personel Polri, khususnya di wilayah Bali, untuk melakukan penguatan karakter pengabdian dan revitalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Di tengah kompleksitas tantangan keamanan dan dinamika sosial masyarakat modern, Polri dituntut tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai representasi negara yang humanis, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ziarah nasional ini, Kepolisian Daerah Bali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga amanah perjuangan para pahlawan melalui pemeliharaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Bali.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian integral dari dukungan institusional Polri terhadap keberlanjutan agenda pembangunan nasional, stabilitas sosial, serta penguatan persatuan dan kesatuan bangsa di era modern.
Red


