Hw93HA4LiG8KQ6N3MHouzfA3a4cbHUT1jmp1qQzl
Bookmark

Seleksi MTQ Pelajar Tingkat Kecamatan Cipondoh 2026: Bangun Generasi Qurani Berakhlak Mulia dan Berprestasi

TANGERANG, lingkar7.com
Pemerintah Kecamatan Cipondoh bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Cipondoh kembali menunjukan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui penyelenggaraan Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar Tingkat Kecamatan Cipondoh Tahun 2026 yang berlangsung di lingkungan Kantor Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang menjadi agenda rutinitas untuk pembinaan generasi muda yang tepusat pada nilai-nilai Al-Qur'an tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi keagamaan semata, melainkan juga sebagai instrumen pembangunan karakter, penguatan moralitas, serta pengembangan kapasitas intelektual peserta didik dalam menghadapi dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks.

Di tengah tantangan globalisasi, disrupsi teknologi digital, serta perubahan sosial yang berlangsung cepat, keberadaan MTQ Pelajar dinilai memiliki relevansi yang semakin penting sebagai sarana membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual.

Puluhan peserta terbaik dari berbagai sekolah, madrasah, dan pondok pesantren di wilayah Kecamatan Cipondoh mengikuti proses seleksi dengan penuh antusias. Tingginya partisipasi tersebut menjadi indikator bahwa pendidikan keagamaan masih memiliki posisi strategis dalam sistem pembinaan generasi muda di Kota Tangerang.

Pelaksanaan seleksi dibagi ke dalam beberapa cabang lomba yang diselenggarakan pada lokasi berbeda sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing kategori.

Sebanyak 30 peserta mengikuti seleksi cabang Tartil dan Tilawah Al-Qur'an yang berlangsung di Aula Kecamatan Cipondoh. Sementara itu, cabang Hafidz Al-Qur'an kategori 1 Juz dan 5 Juz diikuti oleh 16 peserta yang menjalani proses penilaian di Musholla Kecamatan Cipondoh.

Adapun cabang Syarhil Qur'an dan Fahmil Qur'an yang menitikberatkan pada kemampuan analisis, pemahaman, argumentasi, serta penguasaan materi keislaman secara komprehensif diikuti oleh 82 peserta dan dilaksanakan di area terbuka samping Aula Kecamatan Cipondoh.

Para peserta merupakan delegasi resmi dari sekolah dan pondok pesantren yang telah melalui proses pembinaan internal sebelum direkomendasikan untuk mengikuti seleksi tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Camat Cipondoh, Muhammad Marwan, S.IP., mengungkapkan bahwa MTQ merupakan bagian dari pembangunan peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an dan tidak boleh dipandang sekadar sebagai perlombaan membaca kitab suci.

Menurutnya, pembinaan Al-Qur'an memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter generasi muda yang religius, disiplin, berintegritas, serta memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi.

"Musabaqah Tilawatil Qur'an merupakan wahana pembinaan yang sangat penting dalam membentuk karakter pelajar yang religius, berakhlakul karimah, disiplin, serta memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur'an. Di tengah tantangan perkembangan zaman dan derasnya arus digitalisasi, generasi muda membutuhkan fondasi spiritual yang kuat agar mampu menjadi pribadi yang berintegritas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Marwan.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah pada masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga oleh kualitas moral dan spiritual generasi penerus yang akan menjadi pemimpin bangsa.

Karena itu, MTQ harus ditempatkan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Lebih lanjut, Marwan menilai keberadaan LPTQ memiliki posisi strategis sebagai lembaga pembinaan yang bertanggung jawab mencetak kader-kader Qurani yang mampu bersaing hingga tingkat kota, provinsi, nasional bahkan internasional.

Menurutnya, peserta MTQ tidak hanya dituntut memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an secara baik dan benar, tetapi juga dituntut mampu memahami kandungan nilai-nilai Al-Qur'an dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir qari, qariah, hafidz, hafidzah, serta generasi intelektual muslim yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka inilah yang kelak akan menjadi aset daerah sekaligus penerus pembangunan yang berakhlak mulia dan berdaya saing," tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Cipondoh juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam proses pembinaan peserta, mulai dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, para pembina, dewan hakim, hingga orang tua yang selama ini mendukung pengembangan potensi keagamaan generasi muda.

Seiring berakhirnya proses seleksi, LPTQ Kecamatan Cipondoh menetapkan peserta terbaik melalui Surat Keputusan tentang Penetapan Peserta Kafilah Kecamatan Cipondoh untuk mengikuti MTQ Pelajar Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026.

Keputusan tersebut didasarkan pada hasil penilaian objektif dewan hakim yang dilakukan sesuai ketentuan dan standar penilaian MTQ. Penetapan peserta juga mengacu pada berbagai regulasi yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan generasi muda, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah beserta perubahan-perubahannya.

Sebanyak 30 peserta terbaik dari berbagai sekolah dan pondok pesantren resmi ditetapkan sebagai delegasi Kafilah Kecamatan Cipondoh untuk mengikuti MTQ Pelajar Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026.

Para peserta tersebut merupakan perwakilan dari berbagai golongan lomba, meliputi Tilawah Al-Qur'an, Tartil Al-Qur'an, Tahfidz Al-Qur'an, Murottal, Syarhil Qur'an, serta Fahmil Qur'an yang diikuti peserta Putera dan Puteri.

Khusus untuk cabang beregu, Kecamatan Cipondoh menetapkan tiga grup terbaik pada kategori Syarhil Qur'an dan tiga grup terbaik pada kategori Fahmil Qur'an sebagai wakil resmi kecamatan.

Sesuai keputusan yang ditetapkan LPTQ Kecamatan Cipondoh, seluruh peserta yang terpilih diwajibkan mengikuti program pembinaan dan pelatihan intensif sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ Pelajar Tingkat Kota Tangerang.

Program pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas teknis, kemampuan akademik, pemahaman keislaman, mental kompetisi, serta kesiapan peserta agar mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kecamatan Cipondoh pada ajang yang lebih tinggi.

Pelaksanaan MTQ Pelajar Tahun 2026 menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur'an. Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ merupakan gerakan pendidikan karakter yang memiliki dampak jangka panjang terhadap pembangunan sosial dan peradaban bangsa.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan terstruktur, MTQ diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul, moderat, berwawasan luas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Generasi inilah yang diharapkan menjadi fondasi masa depan Indonesia yang maju, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas spiritual dan budaya bangsa.(ADV)




Rohiim

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
Cari Blog Ini
Popular Posts