Songsong HUT Bhayangkara ke-80, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Turnamen Domino Perkuat Kamtibmas dan Persatuan
TANGERANG, lingkar7.com
Semangat sportivitas, konsolidasi sosial, serta penguatan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) berpadu dalam penyelenggaraan Lomba Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026 yang digelar di halaman parkir Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (17/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian integral dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara yang akan diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang. Mengusung tema Jaga Jakarta, Main Sportif, Kuatkan Sabuk Kamtibmas, turnamen ini tidak hanya menghadirkan atmosfer kompetisi yang dinamis, tetapi juga mencerminkan transformasi olahraga domino sebagai instrumen pembangunan sosial dan penguatan kohesi kebangsaan.
Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi, sebanyak 128 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi wartawan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), kelompok sadar keamanan dan ketertiban masyarakat (Pokdar Kamtibmas), hingga unsur TNI dan Polri.
Penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi representasi konkret bahwa olahraga tidak semata-mata berfungsi sebagai aktivitas rekreasional, melainkan juga sebagai medium strategis dalam membangun komunikasi lintas institusi, mempererat solidaritas sosial, serta memperkuat partisipasi kolektif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Sepanjang jalannya pertandingan, suasana kompetitif berlangsung dalam bingkai keakraban dan penuh nuansa persaudaraan. Para peserta tidak hanya diuji melalui kecermatan membaca pola permainan dan kemampuan menyusun strategi, tetapi juga dituntut menunjukkan pengendalian emosi, ketelitian berpikir, dan etika sportivitas yang tinggi.
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat yang adaptif, disiplin, dan berintegritas. Pelaksanaan turnamen dipimpin secara profesional oleh jajaran juri dan wasit dari organisasi olahraga domino ORADO, dihadiri pengurus daerah Kota Tangerang dan Ketua Harian ORADO Metro Tangerang.
Kehadiran perangkat pertandingan yang kompeten menjadi jaminan bahwa seluruh mekanisme kompetisi berlangsung secara objektif, transparan, dan menjunjung tinggi prinsip fair play sebagai ruh utama olahraga modern.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., dalam sambutannya mengatakan bahwa turnamen domino tersebut memiliki dimensi sosial yang jauh lebih luas dibanding sekadar kompetisi permainan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan instrumen strategis dalam memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi sosial yang sehat, sekaligus memperkokoh sinergitas antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui olahraga domino, kami ingin membangun kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta menjaga soliditas antara TNI, Polri, dan seluruh mitra masyarakat. Situasi Kamtibmas yang kondusif tidak dapat diwujudkan secara parsial, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dan kolaborasi seluruh komponen bangsa,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan paradigma baru pendekatan keamanan yang tidak lagi semata berbasis pada aspek represif, melainkan juga menitikberatkan pada pembangunan kedekatan sosial, dialog partisipatif, dan penguatan relasi kemasyarakatan melalui aktivitas-aktivitas yang inklusif dan produktif.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada ORADO Kota Tangerang atas kontribusi dan dukungan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi antara institusi kepolisian dan organisasi olahraga dapat terus berkembang sebagai bagian dari pembinaan masyarakat yang sehat, kompetitif, serta berorientasi pada prestasi.
Secara organisatoris, ORADO atau Federasi Olahraga Domino Indonesia merupakan wadah resmi yang menaungi pengembangan olahraga domino di tingkat nasional. Kehadiran federasi ini menjadi tonggak penting dalam mentransformasikan paradigma masyarakat terhadap domino yang selama ini kerap dipersepsikan hanya sebagai permainan hiburan semata.
Kini, domino diarahkan menjadi cabang olahraga prestasi yang memiliki sistem regulasi baku, tata kompetisi profesional, pola pembinaan atlet berjenjang, serta potensi pengembangan menuju olahraga yang memiliki legitimasi nasional.
Domino modern tidak lagi dipandang sekadar permainan keberuntungan, melainkan olahraga yang mengedepankan kemampuan analisis, kecerdasan taktis, konsentrasi tinggi, serta kemampuan membaca situasi secara cepat dan presisi.
Turnamen Kapolres Cup 2026 juga memperlihatkan geliat perkembangan domino sebagai olahraga kompetitif yang semakin diminati masyarakat lintas daerah. Hal tersebut terlihat dari keikutsertaan peserta dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk atlet-atlet muda kategori Senior, junior asal Bangka Belitung dan Sulawesi Selatan.
Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa domino mulai berkembang menjadi ruang kompetisi yang memiliki daya tarik nasional dan berpotensi menjadi salah satu cabang olahraga berbasis intelektualitas yang mampu melahirkan atlet-atlet unggulan masa depan.
ORADO sendiri terus mendorong penguatan legitimasi domino sebagai cabang olahraga resmi yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan karakter generasi muda. Melalui olahraga ini, para pemain dilatih untuk memiliki ketajaman berpikir, kemampuan mengambil keputusan secara cepat, pengendalian psikologis, hingga kemampuan membangun kerja sama tim yang solid.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan seluruh pihak, Polres Metro Tangerang Kota menyediakan berbagai hadiah menarik, termasuk undian sepeda listrik bagi peserta.
Keempat peserta terbaik yang berhasil menunjukkan performa optimal selama turnamen memperoleh penghargaan berupa uang pembinaan serta hadiah utama berupa sepeda motor listrik.
Pemberian penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi simbol kemenangan kompetitif, melainkan juga bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga domino sebagai sarana pembinaan generasi yang sportif, cerdas, dan berintegritas.
Lebih jauh, penyelenggaraan Lomba Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026 menjadi cerminan bahwa olahraga dapat memainkan multi fungsi dalam pembangunan sosial masyarakat.
Arena kompetisi tidak lagi hanya menjadi ruang adu kemampuan, tetapi juga menjadi medium konsolidasi kebangsaan, penguatan persatuan sosial, serta instrumen preventif dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Di tengah dinamika sosial masyarakat, semangat sportivitas, solidaritas, dan kebersamaan yang lahir dari dunia olahraga diharapkan mampu menjadi energi kolektif dalam membangun masyarakat yang aman, harmonis, produktif, dan memiliki daya saing tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rohim
.jpg)
.jpg)