Hw93HA4LiG8KQ6N3MHouzfA3a4cbHUT1jmp1qQzl
Bookmark

Gebrak HUT RI ke-81, Petinju Indonesia Tantang Jagoan Thailand-Filipina di Ring IBOCS UNIVERSE

TANGERANG, lingkar7.com
Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 akan diterjemahkan melalui pertarungan sengit di atas ring. IBOCS UNIVERSE – Multievent resmi diperkenalkan dalam agenda Boxing Press Conference, Jumat (31/7/2026), sebagai pemanasan menuju gelaran utama yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 16 Agustus 2026, di GOR Gondrong, Kelurahan Cipondoh, Kota Tangerang.

Dengan tagline “Boxing Satukan Semangat Merah Putih”, IBOCS UNIVERSE hadir bukan sekadar sebagai ajang adu kekuatan. Event ini dirancang sebagai panggung yang mempertemukan prestasi olahraga, sportivitas, hiburan, nasionalisme, pembinaan atlet, dan industri sportainment dalam satu arena.

Momentum menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi energi tersendiri. Semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diterjemahkan melalui keberanian bertanding, kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, serta perjuangan para atlet untuk mengangkat nama Indonesia di hadapan petarung mancanegara.

Ketua Umum Bamus Tangerang Kota (Bamus Tangkot), H. Abdullah Afiz, S.E., IBOCS UNIVERSE diproyeksikan menjadi ruang aktualisasi prestasi sekaligus jembatan bagi petinju nasional menuju kompetisi yang lebih luas.

“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” menjadi semangat yang hendak dibawa ke dalam arena. Setiap petinju Indonesia tidak hanya mempertaruhkan nama pribadi, tetapi juga membawa kehormatan daerah dan kebanggaan Merah Putih ketika berhadapan dengan lawan dari negara lain," Tegasnya.

Dalam video dokumentasinya Dukungan penyelenggaraan IBOCS UNIVERSE datang dari Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin. Ia menilai gelaran yang akan berlangsung di GOR Gondrong tersebut bukan semata-mata pertandingan tinju, melainkan ruang untuk melahirkan atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui sportivitas dan disiplin.

Menurut Sachrudin, para atlet harus menjadikan pertandingan sebagai momentum menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi prinsip fair play. Ia berharap IBOCS UNIVERSE dapat menjadi titik awal lahirnya petinju-petinju tangguh yang mampu membawa nama Kota Tangerang dan Indonesia ke tingkat nasional maupun internasional.

Promotor IBOCS UNIVERSE, Jeky, memastikan sejumlah laga telah dipersiapkan dengan mempertemukan petinju Indonesia melawan petarung dari Filipina dan Thailand.

Nama-nama seperti Asher Kemas, James Mokoginta, Surya Dharma, dan Susanti Ndapataka dijadwalkan menjadi bagian dari pertarungan yang membawa misi lebih besar: menguji kualitas petinju Indonesia di hadapan lawan internasional.

" Salah satu duel yang menjadi sorotan adalah perebutan WBA Asia Flyweight dalam 10 ronde yang mempertemukan Asher Kemas (Indonesia) melawan Richard Laspona (Filipina)," paparnya.

Laga ini diproyeksikan menjadi salah satu pertarungan utama karena membawa gengsi dan prestise kompetisi tingkat Asia. Di kelas Super Flyweight, Surya Dharma (Indonesia) akan menghadapi Kittichai Sawaengchai (Thailand) dalam enam ronde.

Sementara James Mokoginta (Indonesia) dijadwalkan berhadapan dengan Jirrawat Alam Ong (Thailand) dalam laga Non Title Box Pro kelas Welterweight selama delapan ronde.

Di sektor putri, Susanti Ndapataka (Indonesia) akan menghadapi Jittamat Phomta (Thailand) dalam pertarungan tiga ronde kelas Featherweight.

Rangkaian fight card IBOCS UNIVERSE meliputi:
* WBA Asia Title – Flyweight – 50,8 Kg – 10 Ronde Asher Kemas (Indonesia) vs Richard Laspona (Filipina)

* Celebrity Boxing – Superweight – 63,5 Kg – 4 Ronde Naufal Samudra (Indonesia) vs Reza Taftap (Indonesia)

* Influencer Boxing – Catchweight – 83 Kg – 4 Ronde Keiland Refra (Indonesia) vs Meccin Utara (Indonesia)

* Non Title Box Pro – Super Flyweight – 52,2 Kg – 6 Ronde Surya Dharma (Indonesia) vs Kittichai Sawaengchai (Thailand)

* Non Title Box Pro – Welterweight – 66,6 Kg – 8 Ronde James Mokoginta (Indonesia) vs Jirrawat Alam Ong (Thailand)

* Women’s Boxing – Featherweight – 57,1 Kg – 3 Ronde Susanti Ndapataka (Indonesia) vs Jittamat Phomta (Thailand)

Selain partai profesional, IBOCS UNIVERSE juga menghadirkan Celebrity Boxing dan Influencer Boxing sebagai upaya memperluas jangkauan olahraga tinju, khususnya kepada generasi muda.

Jeky menambahkan bahwa tinju memiliki dimensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar kekuatan fisik. Ring tinju, menurutnya, merupakan ruang pendidikan karakter. Seorang petinju dituntut memiliki disiplin, pengendalian diri, keberanian, integritas, ketahanan mental, serta penghormatan kepada lawan.

“Kemerdekaan diwariskan melalui pengorbanan para pahlawan. Hari ini, semangat itu kami hidupkan kembali melalui ring pertandingan. Setiap pukulan melambangkan keberanian, setiap ronde mengajarkan ketangguhan, dan setiap kemenangan diraih melalui disiplin, kerja keras, serta rasa hormat kepada lawan,” pungkasnya.»

Jeky juga menegaskan, seorang petinju harus mampu mengendalikan dirinya sebelum mampu mengendalikan pertandingan. IBOCS UNIVERSE juga membawa konsep Sportainment Festival, yakni mengawinkan pertandingan olahraga dengan pengalaman hiburan.

Konsep tersebut diharapkan menjadikan tinju lebih dekat dengan masyarakat sekaligus membuka ruang baru bagi pertumbuhan industri olahraga dan ekonomi kreatif. Tidak hanya atlet dan pelatih, event ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekosistem yang lebih luas, mulai dari promotor, penyelenggara, komunitas, pelaku UMKM, industri kreatif hingga media.

Dengan pendekatan ini, IBOCS UNIVERSE diarahkan tidak berhenti sebagai pertandingan satu hari, melainkan menjadi bagian dari pembangunan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

Kehadiran petinju dari Filipina dan Thailand menjadi salah satu elemen penting dalam visi IBOCS UNIVERSE. Pertandingan lintas negara dinilai dapat menjadi tolok ukur perkembangan petinju nasional sekaligus membuka pengalaman kompetitif yang lebih luas.

Jeky juga menyebut adanya kerja sama dengan ICC (Interdisciplinary Combat Council) yang diwakili Suwardi, sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan pertandingan dan mekanisme sanction olahraga. Baginya, pertarungan internasional bukan semata-mata soal menang atau kalah.

" Setiap rondenya ujian mental. Setiap lawan adalah tolok ukur. Dan setiap pertandingan menjadi proses untuk meningkatkan kualitas atlet Indonesia agar mampu berdiri sejajar dengan petarung dari negara lain," lugasnya.

Momentum ini membawa pesan bahwa kemerdekaan tidak cukup dirayakan melalui seremoni. Kemerdekaan harus diisi dengan keberanian untuk berkompetisi, disiplin untuk berlatih, integritas untuk menghormati lawan, serta prestasi untuk mengangkat martabat bangsa.

Mereka membawa nama daerah. Mereka membawa harapan generasi muda. Dan ketika berhadapan dengan petarung asing, mereka membawa nama Indonesia. Setiap pukulan bukan sekadar pukulan. Setiap ronde bukan sekadar hitungan waktu. Dan setiap kemenangan bukan sekadar kemenangan pribadi.

Dari GOR Gondrong, Kota Tangerang, IBOCS UNIVERSE diharapkan menjadi panggung yang mempertemukan keberanian, prestasi, sportivitas, dan nasionalisme. Saatnya Merah Putih tidak hanya berkibar di tiang bendera, tetapi juga berdiri tegak di atas ring melalui prestasi para petarung Indonesia.



Rohim


Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
Cari Blog Ini
Popular Posts