Hw93HA4LiG8KQ6N3MHouzfA3a4cbHUT1jmp1qQzl
Bookmark

RSUD Pakuhaji Hadirkan Layanan Hemodialisa Berstandar Nasional, Kemenkes RI Lakukan Visitasi Perizinan sebagai Tahap Akhir Operasional

Kab, TANGERANG, lingkar7.com
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji menorehkan tonggak penting dalam penguatan pelayanan kesehatan dengan meresmikan layanan Hemodialisa (HD) atau cuci darah. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan yang diiringi pelaksanaan Visitasi Perizinan Pelayanan Dialisis oleh Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagai tahapan verifikasi terhadap kesiapan rumah sakit dalam menyelenggarakan pelayanan dialisis sesuai standar nasional.

Visitasi tersebut menjadi instrumen strategis dalam memastikan bahwa seluruh aspek penyelenggaraan layanan telah memenuhi ketentuan regulasi, mulai dari kompetensi sumber daya manusia, ketersediaan dokter spesialis dan tenaga kesehatan terlatih, kelengkapan sarana dan prasarana, kesiapan teknologi peralatan medis, sistem tata kelola pelayanan, hingga implementasi standar keselamatan pasien sebagai prinsip utama pelayanan kesehatan modern.

Pembukaan resmi layanan Hemodialisa berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pakuhaji, para Kepala Puskesmas, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), para Ketua RW, jajaran manajemen RSUD Pakuhaji, tenaga medis, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Direktur RSUD Pakuhaji, dr. Hj. Umie Kulsum, MM, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam merealisasikan hadirnya layanan Hemodialisa di RSUD Pakuhaji. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menghadirkan layanan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai elemen yang memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga layanan Hemodialisa ini dapat diwujudkan. Kehadiran layanan ini merupakan bentuk nyata komitmen RSUD Pakuhaji dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, aman, dan bermutu," ujar dr. Umie Kulsum.

Menurutnya, tujuan utama dibukanya layanan Hemodialisa adalah memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya masyarakat di wilayah Tangerang Utara, sehingga pasien penyakit ginjal tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh terapi cuci darah secara rutin.

Selain meningkatkan aksesibilitas, keberadaan unit Hemodialisa juga diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien, mengurangi beban rujukan ke rumah sakit lain, serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan rujukan di Kabupaten Tangerang.

Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tangerang, RSUD Pakuhaji memandang pengembangan layanan Hemodialisa bukan sekadar penambahan fasilitas medis, melainkan bagian dari implementasi transformasi sistem kesehatan nasional yang berorientasi pada pemerataan pelayanan spesialistik, peningkatan mutu layanan, serta penguatan pelayanan kesehatan kebutuhan masyarakat.

Secara medis, Hemodialisa merupakan terapi pengganti fungsi ginjal yang dilakukan menggunakan mesin dialisis untuk menyaring darah dari sisa metabolisme, zat toksik, serta kelebihan cairan tubuh ketika organ ginjal tidak lagi mampu menjalankan fungsi fisiologisnya secara optimal. Terapi ini menjadi prosedur penyelamatan sekaligus penunjang kualitas hidup bagi pasien dengan gagal ginjal akut maupun penyakit ginjal kronis stadium lanjut sesuai indikasi medis yang ditetapkan oleh dokter spesialis.

Untuk mendukung pelayanan tersebut, RSUD Pakuhaji telah menyiapkan sembilan unit mesin Hemodialisa, terdiri atas delapan mesin di ruang Hemodialisa dan satu mesin khusus di ruang Intensive Care Unit (ICU) guna melayani pasien dengan kondisi kritis yang memerlukan tindakan dialisis intensif. Operasional pelayanan dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB, dengan dukungan tenaga medis dan perawat yang telah memiliki kompetensi di bidang pelayanan dialisis.

Kabar baik juga bagi masyarakat, layanan Hemodialisa RSUD Pakuhaji telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat memperoleh pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.  Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang inklusif, berkeadilan, serta mengurangi beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan terapi cuci darah secara berkelanjutan.

Umie Kulsum menambahkan pentingnya
kredensialing adalah merupakan mekanisme evaluasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan terhadap fasilitas kesehatan yang akan menjadi mitra pelayanan JKN. Menurutnya, proses tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi instrumen penjaminan mutu pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang memenuhi standar nasional.

"Kredensialing BPJS merupakan proses evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas kesehatan. Penilaian meliputi kelengkapan administrasi, kompetensi sumber daya manusia, ketersediaan dokter spesialis, sarana dan prasarana, kelayakan peralatan medis, sistem informasi, hingga tata kelola pelayanan. Seluruh tahapan tersebut bertujuan memastikan bahwa pasien peserta JKN memperoleh pelayanan yang aman, bermutu, efektif, dan sesuai standar yang telah ditetapkan," jelasnya.

Umie Kulsum juga menegaskan, keberhasilan memperoleh kredensialing menjadi langkah penting agar masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal, dapat mengakses layanan Hemodialisa tanpa harus menghadapi hambatan biaya maupun keterbatasan fasilitas pelayanan kesehatan.

Pelaksanaan visitasi oleh Tim Kementerian Kesehatan RI menjadi indikator bahwa RSUD Pakuhaji terus bergerak menuju rumah sakit yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi medis, serta dinamika kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.

Pengembangan layanan Hemodialisa ini juga menjadi implementasi nyata transformasi sistem kesehatan nasional yang menitikberatkan pada pemerataan akses pelayanan spesialistik, peningkatan mutu pelayanan rumah sakit daerah, serta penguatan sistem rujukan kesehatan yang efektif dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya layanan Hemodialisa yang memenuhi standar nasional, RSUD Pakuhaji diharapkan mampu berkembang menjadi pusat rujukan pelayanan penyakit ginjal di kawasan Tangerang Utara sekaligus mengurangi ketimpangan akses layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir Kabupaten Tangerang.

Lebih jauh, kehadiran layanan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang modern, profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Transformasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan kualitas pelayanan, kompetensi sumber daya manusia, inovasi teknologi kesehatan, serta pemerataan akses layanan bagi seluruh lapisan masyarakat.(ADV).



Rhm

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
Cari Blog Ini
Popular Posts