Cegah Penularan TBC, Kelurahan Batujaya Bersama Puskesmas Batusari Gelar Tracing Terintegrasi Gratis
TANGERANG, lingkar7.com
Upaya memperkuat deteksi dini Tuberkulosis (TBC) sekaligus mendukung program eliminasi TBC nasional terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang. Salah satunya melalui kegiatan Tracing TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Pemerintah Kelurahan Batujaya bersama Puskesmas Batusari di Aula Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.Senin 10/8/2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk menemukan potensi kasus TBC sedini mungkin, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan terkait TBC, tetapi juga memperoleh layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) tanpa dipungut biaya.
Skrining TBC melalui pendekatan Active Case Finding (ACF) secara khusus menyasar sejumlah kelompok yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih, antara lain kontak serumah pasien TBC, kontak terdekat pasien TBC, pasien Diabetes Melitus (DM), penderita hipertensi (HT), serta warga di sekitar wilayah Kelurahan Batujaya.
Lurah Batujaya, Sulthon, S.H.I., mengatakan kegiatan tracing terintegrasi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat sekaligus langkah konkret untuk mendorong warga melakukan pemeriksaan sejak dini.
Menurutnya, deteksi dini memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran TBC di lingkungan masyarakat. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara terarah, potensi kasus dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin karena sangat membantu dan memberikan manfaat bagi kesehatan warga, khususnya masyarakat Kelurahan Batujaya,” ujar Sulthon.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan upaya pengendalian TBC. Sebab, pencegahan penyakit tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan kesadaran serta partisipasi aktif warga.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pelayanan ini diharapkan dapat mendorong warga yang selama ini belum melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah.
Warga Antusias Manfaatkan Layanan Gratis
Antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan tracing dan cek kesehatan tersebut. Masyarakat yang hadir memanfaatkan layanan pemeriksaan yang diberikan petugas kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan sekaligus mengetahui potensi gangguan kesehatan sejak dini.
Kegiatan Program ini dinilai memberikan kemudahan karena pemeriksaan dapat dilakukan di lingkungan sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya. Seperti yang dirasakan Salah seorang warga RW 03, Nila, menyambut positif pelaksanaan Tracing TBC Terintegrasi CKG tersebut. Ia mengaku terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis yang hadir langsung di lingkungan masyarakat.
"Alhamdulillah kegiatan ini penting dan terus dilaksanakan secara berkala karena program ini memberikan kesempatan saya sebagai masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan," terangnya.
Antusiasme warga tersebut menunjukkan bahwa program pelayanan kesehatan berbasis masyarakat masih memiliki ruang yang besar untuk terus dikembangkan. Terlebih, pendekatan pemeriksaan secara langsung di tingkat kelurahan dinilai dapat mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Perkuat Pencegahan dari Lingkungan Terdekat
Tracing TBC menjadi salah satu langkah penting dalam menemukan kasus secara aktif, khususnya terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC maupun kelompok yang memiliki faktor risiko tertentu.
Melalui skrining yang dilakukan secara terintegrasi, pemerintah bersama tenaga kesehatan berupaya mempersempit ruang penyebaran TBC dengan mendorong masyarakat untuk tidak menunggu munculnya gejala berat sebelum memeriksakan diri.
Kelurahan Batujaya bersama Puskesmas Batusari pun terus mendorong keterlibatan warga dalam setiap program kesehatan yang dilaksanakan di tingkat lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesadaran untuk memeriksakan kesehatan merupakan bagian penting dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.
Dengan dukungan Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, perangkat wilayah, serta partisipasi masyarakat, upaya eliminasi TBC di Kota Tangerang diharapkan dapat semakin diperkuat, dimulai dari deteksi dini, pemeriksaan, penanganan, hingga pencegahan penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Red

