Kaur Tatalaksana Baru Girikarto Resmi Dilantik, Sumardiyono: Jabatan Dijawab dengan Kerja dan Pengabdian
GUNUNGKIDUL, lingkar7.com
Pemerintah Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi memiliki Kepala Urusan (Kaur) Tatalaksana yang baru. Wahyu Aji Budiyanto, S.Ak., secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Lurah Girikarto, Sumardiyono, dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Pendapa Kalurahan Girikarto. Rabu,13/8/2026.
Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan kalurahan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan administrasi, pelayanan pemerintahan, serta berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat kalurahan.
Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung dengan dihadiri jajaran Kapanewon Panggang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap), perangkat kalurahan, Bamuskal, lembaga kemasyarakatan, purnakarya kalurahan, tokoh masyarakat, serta keluarga Wahyu Aji Budiyanto.
Usai pelantikan, Lurah Girikarto Sumardiyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh undangan dan unsur pemerintahan yang telah hadir memberikan dukungan terhadap proses pelantikan tersebut.
Dalam pesannya kepada pejabat yang baru dilantik, Sumardiyono menekankan pentingnya kerja bersama dan komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mari kita bersama-sama bekerja dengan baik untuk memajukan kemakmuran warga Kalurahan Girikarto,” pesannya.
Menurutnya, pelantikan bukan sekadar pergantian atau pengisian jabatan dalam struktur pemerintahan kalurahan. Lebih dari itu, amanah tersebut harus diterjemahkan melalui kinerja, tanggung jawab dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Panewu Panggang Sustiwi Ningsih, S.Pt., menyampaikan ucapan selamat kepada Wahyu Aji Budiyanto atas amanah baru yang diterimanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pamong kalurahan, Bamuskal, lembaga kalurahan, purnakarya serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya proses pelantikan.
Sustiwi menegaskan bahwa menjadi pamong kelurahan berarti memikul tanggung jawab pelayanan publik yang tidak ringan. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, tanggung jawab dan orientasi kepada kepentingan masyarakat.
“Melayani sepenuh hati masyarakat dengan sepenuh hatimu. Inilah pamong Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul, DIY,” tegasnya.
Ia berharap keberadaan pejabat baru tersebut dapat memperkuat kinerja pemerintahan Kalurahan Girikarto sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sustiwi juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan kalurahan untuk terus membangun kebersamaan, menjaga kekompakan dan bekerja secara profesional demi terwujudnya masyarakat Girikarto yang semakin maju, adil dan makmur.
“Semoga dengan pelantikan ini, Kalurahan Girikarto bersama masyarakat selalu sukses, adil dan makmur,” harapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Kapanewon Panggang Lutfi Wirawan. Doa ini menjadi penutup rangkaian prosesi resmi sekaligus harapan agar Wahyu Aji Budiyanto mampu menjalankan amanahnya dengan baik dan seluruh perangkat Kalurahan Girikarto dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Suasana pelantikan semakin semarak dengan penampilan kesenian Campur Sari dari Panggang, Gunungkidul, yang menjadi bagian dari hiburan bagi para tamu dan undangan.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan diltutup dengan sesi foto bersama antara pejabat yang baru dilantik, jajaran Kapanewon Panggang, unsur kepolisian dan TNI, perangkat kalurahan serta tokoh masyarakat. Dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai momentum mempererat komunikasi dan kebersamaan seluruh unsur pemerintahan serta masyarakat Kalurahan Girikarto.
Dengan dilantiknya Wahyu Aji Budiyanto sebagai Kaur Tatalaksana, Pemerintah Kalurahan Girikarto diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda pemerintahan, memperkuat administrasi serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tertib dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. (Sabar Mariodana
Editor: Rhm

