Pelayanan Publik Mertelu Berubah, Nurhidayat Agustina Andalkan Inovasi Pigital 24/7
Lingkar7.com
... menit baca
Kepemimpinan Lurah Mertelu, Nurhidayat Agustina,
mulai menunjukkan arah pembangunan yang menempatkan pelayanan masyarakat sebagai
prioritas utama. Tidak sekadar menjalankan rutinitas pemerintahan, Nurhidayat
mendorong Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, untuk bergerak melalui
inovasi pelayanan, kedekatan dengan warga, hingga pengembangan potensi ekonomi
lokal.
Di bawah kepemimpinannya, slogan “Mertelu Bergerak, Melayani Tanpa Batas”
diterjemahkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan
masyarakat. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah pengembangan
pelayanan digital 24/7.
Melalui E-Migit dan LaporLur, masyarakat mendapatkan
kanal untuk menyampaikan kebutuhan, informasi maupun pengaduan kepada pemerintah
kalurahan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor. Langkah tersebut
memperlihatkan upaya Nurhidayat mengubah pola pelayanan pemerintahan agar
semakin cepat, terbuka dan dekat dengan masyarakat.
Turun Langsung, Tidak Hanya
Duduk di Kantor Kinerja Nurhidayat juga diarahkan pada pola kepemimpinan yang
lebih dekat dengan warga. Melalui program Sambel Wellut (Sambang Warga Lurah
Mertelu), pemerintah kalurahan berupaya hadir langsung di tengah masyarakat
untuk mendengar persoalan dan aspirasi warga.
Pendekatan tersebut menjadi
penting karena pembangunan kalurahan tidak cukup hanya dirumuskan dari balik
meja pemerintahan. Persoalan warga perlu didengar secara langsung agar kebijakan
yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan. Selain sambang warga,
agenda audiensi dan survei juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kalurahan
mengevaluasi pelayanan sekaligus menyerap masukan masyarakat.
Pelayanan
Kesehatan dan Administrasi Dipacu Nurhidayat juga memberikan perhatian terhadap
kebutuhan masyarakat dalam kondisi darurat maupun pelayanan administrasi.
Kalurahan Mertelu menghadirkan Mobil Siaga 01 untuk mendukung akses masyarakat
menuju fasilitas kesehatan serta Armada Siaga 02 yang dapat dimanfaatkan untuk
kegiatan masyarakat secara umum.
Di bidang administrasi kependudukan, sejumlah
inovasi seperti Tanduk Rusa dan Akta Kematian Cepat diarahkan untuk mempermudah
sekaligus mempercepat pelayanan dokumen kependudukan warga. Bagi Nurhidayat,
pelayanan pemerintah kalurahan bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi
bagaimana masyarakat mendapatkan kepastian, kemudahan dan kecepatan pelayanan.
Tak Berhenti di Pelayanan, Ekonomi Warga Ikut Didorong Kinerja pemerintahan
Nurhidayat juga diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat.
Sejumlah potensi
lokal mulai dipetakan dan dikembangkan, mulai dari Smart Green House, perikanan
dengan sistem RAS, rencana pengembangan pabrik pakan ternak, hingga produk
unggulan keripik banana bliss. Program kerja sama dan sertifikasi juga menjadi
bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya dalam menghadapi
peluang kerja dan pengembangan usaha.
Dengan pendekatan tersebut, pembangunan
Mertelu tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berusaha
memperkuat sumber daya manusia, UMKM, pertanian dan potensi ekonomi lokal.
Nurhidayat dan Tantangan Membuktikan Program Berbagai inovasi tersebut menjadi
gambaran arah kepemimpinan Nurhidayat Agustina dalam membawa Kalurahan Mertelu
menuju pemerintahan yang lebih modern dan responsif. Namun, ukuran keberhasilan
seorang lurah tentu bukan semata dari banyaknya program yang dicanangkan.
Tantangan terbesar adalah memastikan program berjalan konsisten, transparan,
tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jika hal itu
mampu dijaga, slogan “Mertelu Bergerak, Melayani Tanpa Batas” bukan hanya
menjadi kalimat promosi pemerintahan, melainkan dapat menjkini dituntut untuk
terus membuktikan bahwa kepemimpinan yang dekat dengan warga, inovatif dalam
pelayanan, dan berani mengembangkan potensi lokal mampu membawa Mertelu bergerak
menuju kalurahan yang semakin maju dan mandiri.
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
